Oleh : Siti Nabila Agustin
LHOKSEMAUWE, RUANGMUDA –
Sekelompok mahasiswi memanfaatkan waktu santai di sebuah taman pada Rabu (13/5) lalu untuk menyulap cermin polos menjadi kerajinan tangan aesthetic menggunakan kulit kerang.
Aksi kreatif ini dilakukan karena kamar kini menjadi ruang ekspresi diri sekaligus tempat healing terbaik setelah seharian penat dengan aktivitas kuliah yang padat atau rutinitas kerja yang melelahkan.
Salah satu item yang paling diincar untuk mengisi sudut kamar tidur adalah cermin estetik dengan bingkai yang unik. Kehadiran cermin ini dinilai ampuh memberikan kesan ruangan yang lebih luas, hidup, dan estetik.
Sayangnya, harga cermin aesthetic yang dijual sangat mahal. Untuk mengatasinya, para penggemarnya kini mulai beralih ke tren DIY. Bermodal kreativitas dan sentuhan seni, cermin polos bisa disulap menjadi estetis hanya dengan memanfaatkan kulit kerang.

Mengapa harus bingkai kerang? Kulit kerang memiliki tekstur alami yang unik, organik, dan memberikan kesan menenangkan. Ketika dipadukan dengan cermin, kerang mampu memantulkan cahaya dengan cara yang lembut, menciptakan suasana kamar yang segar bak sedang berada di pantai.
Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pesisir, kulit kerang tentu sangat melimpah dan mudah didapatkan. Memanfaatkan kulit kerang bukan hanya soal menghemat anggaran, melainkan juga bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Bagaimana cara menata cermin agar aesthetic? penempatan cermin ini memegang peran penting dalam menghidupkan suasana kamar. Cermin kerang sangat cocok digantung di atas meja rias atau ditempatkan di sudut ruangan yang dekat dengan jendela.
Saat matahari sore tiba, pantulan cahaya alami yang mengenai tekstur kasar dan kilau alami kulit kerang akan menciptakan gradasi bayangan yang estetis di dalam ruangan.
Potensi konten dan peluang bisnis, bagi anak muda yang aktif di media sosial, proyek transisi cermin kerang tersebut adalah ladang konten. Proses pembuatannya sangat seru untuk direkam, mulai dari proses pencarian kerang, penyusunan yang estetik, hingga hasilnya yang memuaskan.
Konten tersebut berpotensi besar untuk viral di TikTok dan Instagram Reels. Bahkan, hasil karyanya dapat dikembangkan menjadi ide bisnis bermodal minim namun bernilai jual tinggi, sehingga menjadi peluang usaha menjanjikan bagi anak muda.