Oleh: Priska Bancin
LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA–
Pada Rabu siang, sekelompok mahasiswa membuat tempat alat tulis dari sedotan plastik bekas di Pulo Indah. Karya tersebut tampil unik dengan warna-warna cerah yang menarik perhatian.
Mahasiswa memanfaatkan limbah sedotan yang biasanya dibuang begitu saja. Tujuannya untuk mengurangi penumpukan sampah plastik yang dapat mencemari lingkungan.
Proses pembuatannya cukup sederhana. Sedotan dibersihkan terlebih dahulu, kemudian disusun rapat, direkatkan menggunakan lem, dan dibentuk sesuai ukuran yang diinginkan.
Hasilnya berupa tempat alat tulis yang kuat dan tahan lama. Selain dapat digunakan untuk menyimpan pulpen, gunting, dan perlengkapan sekolah lainnya, biaya pembuatannya juga tergolong hemat.
Melalui kreativitas ini, limbah plastik yang tidak terpakai dapat diubah menjadi barang yang bermanfaat.
Langkah sederhana tersebut menjadi salah satu upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya daur ulang.
