Oleh: Riska Fadila
LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-
Mengisi waktu luang dengan kegiatan kreatif, sejumlah anak muda memanfaatkan plastik bekas kemasan jajanan dan kardus tidak terpakai menjadi pembatas buku unik yang bernilai guna dan ramah lingkungan.
Limbah plastik kemasan serta kardus bekas dipilih karena mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahan-bahan tersebut sering dianggap tidak berguna, padahal masih dapat dimanfaatkan kembali melalui berbagai karya kreatif sederhana.
Pembuatan pembatas buku dapat dilakukan oleh siapa saja dan di berbagai tempat yang nyaman, seperti rumah, taman, maupun ruang belajar. Kerajinan ini menjadi alternatif kegiatan produktif untuk mengurangi rasa bosan sekaligus melatih kreativitas.
Proses pembuatannya memanfaatkan kardus atau kertas tebal sebagai dasar pembatas buku, kemudian dihias menggunakan potongan plastik bekas kemasan jajanan yang memiliki gambar atau ikon menarik. Tampilan pembatas buku dapat diperindah dengan pulpen, stabilo, spidol, maupun pensil warna sesuai kreativitas masing-masing.
Selain menghasilkan pembatas buku yang menarik, kegiatan ini juga memberikan nilai tambah pada barang bekas yang sebelumnya tidak terpakai. Kerajinan sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong munculnya ide-ide kreatif dari bahan yang mudah ditemukan di sekitar.
