ruang muda
Be the change that you wish to see in the world

- Mahatma Ghandi
Menulis Jadi Ruang Ekspresi, Suci Cahaya Ajak Generasi Muda Terus Berkarya

Oleh: Asyifatul Hawari

LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-

Mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh, Suci Cahaya, menjadikan menulis sebagai ruang berekspresi. Hal itu disampaikannya saat diwawancarai di Lhokseumawe, Senin (22/6/2026).

Suci mulai menulis sejak berusia 15 tahun saat duduk di bangku kelas X SMA. Hingga kini, ia terus mengembangkan kemampuan menulis melalui berbagai karya yang dihasilkannya.

Baginya, menulis menjadi tempat untuk menjadi diri sendiri. Melalui tulisan, ia merasa lebih bebas berekspresi dan lebih mudah mengungkapkan isi hati.

Dalam proses berkarya, Suci tidak luput dari rasa malas. Ia mengatasinya dengan memperbanyak membaca buku serta menonton berbagai tayangan yang menambah wawasan.

Menurutnya, kebiasaan tersebut juga membantu memunculkan ide dan inspirasi baru untuk terus menghasilkan karya.

Momen paling berkesan baginya terjadi saat memperoleh apresiasi dari seorang penulis ternama. Sejumlah karya penulis tersebut telah diadaptasi menjadi film.

Pengalaman itu semakin menguatkan semangatnya untuk terus berkarya. Ia merasa lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan menulis.

Pada kesempatan yang sama, Suci dipercaya membacakan puisi di hadapan penulis tersebut. Penampilannya mendapat apresiasi secara langsung dan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

Dari berbagai buku yang pernah dibacanya, Suci merekomendasikan Dunia Akan Berubah. Menurutnya, buku tersebut mengajarkan pentingnya menjadi pribadi yang lebih baik setiap hari.

Suci mengatakan buku tersebut juga mengingatkan pembaca agar tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki. Menurutnya, setiap orang perlu terus belajar dan mengembangkan diri melalui ilmu maupun pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *