Oleh:Asyifatul Hawari
TAKENGON, RUANGMUDA
Sejak 2018, Merry Martin (30) memulai usaha kecil bernama Pisang Lumer Mommy Cila. Kini, delapan tahun berjalan, usahanya sudah berkembang jadi empat unit bisnis berbeda.
Semua bermula di Kampung Lemah Burbana, Kabupaten Aceh Tengah. Pada 2024, Merry memutuskan membuka cabang baru di Kampung Panteraya, Kabupaten Bener Meriah.
Di Takengon, Pisang Lumer Mommy Cila punya 5 karyawan. Sementara cabang Bener Meriah dijalankan oleh 3 orang.
Camilan pisang lumer yang dijual memang jadi favorit banyak orang. Topping-nya nggak pelit, harganya terjangkau, dan sesekali ada giveaway yang bikin pelanggan setia terus balik lagi.
Selain bisnis pisang lumer, Merry juga punya Fanboba Takengon, MC Hairstylist Salon & Spa, dan Maha Spa Takengon. Dari kuliner sampai kecantikan, dia jalankan semuanya sekaligus.
"Bagi saya, menjaga kualitas itu nomor satu, dari rasa sampai pelayanan harus konsisten. Karena kepercayaan itulah yang membuat usaha ini terus berkembang," ujar Merry Martin.
Prinsip itu yang bikin dia berani buka cabang baru di Bener Meriah, meski harus memastikan rasa dan pelayanan tetap sama seperti di toko awal.
Dari camilan sederhana, kini
Merry Martin punya empat usaha yang jalan di dua kabupaten sekaligus.
Bagi Merry, ini belum titik akhir masih banyak rencana yang akan dikejar.
