Oleh: Pristi Putriani
LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-
Ahmadi (46), bangkit setelah usahanya bangkrut akibat pandemi Covid-19. Kini, ia menjalankan usaha gorengan bernama Wak Bewok Street Food yang telah ditekuni selama tiga tahun.
Ahmadi memilih menjual gorengan karena menurutnya makanan itu disukai banyak orang. Ia berjualan di berbagai bazar dan juga di Lapangan Hiraq, Lhokseumawe, sesuai kegiatan yang berlangsung.
Meski hanya berjualan gorengan, Ahmadi mengaku pendapatannya cukup lumayan. Usaha tersebut menjadi sumber penghasilan keluarganya sekaligus membuktikan bahwa usaha sederhana juga bisa memberikan hasil yang baik.
Kesulitan terbesar yang dihadapi adalah saat dagangan sepi pembeli. Namun, Ahmad tetap berjualan dengan semangat. Baginya, menyerah bukan pilihan selama masih ada kesempatan untuk berusaha.
Ahmadi berpesan agar anak muda tidak gengsi memulai usaha. "Terima pekerjaan apa pun yang penting hala dan berani mencoba," ujarnya. Ia berharap dapat membuka cabang serta memiliki tempat berjualan tetap.
