ruang muda
Be the change that you wish to see in the world

- Mahatma Ghandi
Bangkit dari Banjir, Sri Wahyuni Bangun Usaha Ayam Geprek Kak Yuni

oleh: Asyifatul Hawari

LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-

Rumah Sri Wahyuni (36), warga Blang Pulo, Lhokseumawe, ikut terendam saat banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah Sumatera, termasuk Aceh, akhir November 2025.

Bukannya berlarut dalam kesedihan, Sri Wahyuni memilih bangkit. Awal Desember 2025, ia membuka warung kecil bernama Ayam Geprek Kak Yuni di Blang Pulo.

Warung nya menjual aneka lauk sederhana, mulai dari ayam geprek hingga lele cabe ijo, dengan harga mulai Rp10.000 per porsi, ramah di kantong pelajar maupun pekerja harian.

Rasa yang enak dan harga terjangkau membuat warungnya perlahan dikenal. Satu per satu pelanggan mulai berdatangan, bahkan kembali lagi hampir tiap hari.

Bagi Sri Wahyuni, ketekunannya membangun warung dari nol ini adalah jawaban atas keyakinannya sendiri: bahwa musibah bukan alasan untuk berhenti berusaha.

"Setelah banjir, saya mikir daripada diam, mending coba usaha. Alhamdulillah walau awalnya susah, sekarang bisa jadi penghasilan buat keluarga," ujar Sri Wahyuni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *