Oleh: Syahwa Aurel Abbas
LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-
Perayaan Idul Adha selalu identik olahan daging sapi maupun kambing. Namun, menu daging merah terus-menerus kerap memicu rasa bosan sekaligus kekhawatiran lonjakan kadar kolesterol tinggi bagi sebagian warga.
Menjawab keresahan, salah satu ibu warga Hagu Teungoh memilih mengkreasikan rendang ayam kampung sebagai menu alternatif mewah. Langkah cerdas ini sengaja diambil demi menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga besar saat momen lebaran tiba.
Bahan utamanya satu ekor ayam kampung potongan delapan, seribu mililiter santan kental kelapa tua, serta limaratus mililiter santan encer. Siapkan juga dua sendok kelapa gongseng halus berminyak sebagai pengental kuah.
Lalu racik bumbu cemplung berupa dua batang serai memar, dua asam kandis, lima lembar daun jeruk, selembar daun kunyit. Padukan semuanya dalam wajan bersama santan encer sebelum ayam dimasukkan.
Bumbu halusnya memerlukan seratus limapuluh gram cabai merah, duabelas bawang merah, enam bawang putih. Tambahkan rimpang tiga sentimeter jahe, tiga lengkuas, dua kunyit bakar untuk memperkuat aroma wangi masakan.
Terakhir, lengkapi ketumbar bubuk, pala, garam, penyedap rasa. Rendang ayam hitam pekat kaya rempah ini siap disajikan mendampingi sepiring ketupat hangat tanpa perlu mengkhawatirkan ancaman bahaya kolesterol tinggi naik.
