ruang muda
Be the change that you wish to see in the world

- Mahatma Ghandi
Menyulap Cangkang Kerang Jadi Gantungan Hias Bernilai Jual

Oleh: Sesuk Auli Girgita Manik

LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA -

Untuk mengisi waktu luang, warga di kawasan Krueng Geukueh, Lhokseumawe, memanfaatkan cangkang kerang yang berserakan di sekitar pantai menjadi gantungan hias.

Limbah cangkang kerang dipilih karena melimpah dan mudah ditemukan di daerah pesisir, namun sering kali diabaikan. Kreativitas sederhana tersebut menjadi cara untuk memanfaatkan kembali bahan alam di sekitar.

Langkah ini dilakukan agar limbah tersebut memiliki nilai guna baru. Selain itu, pemanfaatan ini juga bertujuan agar cangkang kerang tidak berakhir begitu saja sebagai tumpukan sampah yang mengotori lingkungan.

Proses pembuatannya sangat fleksibel dan bisa dikerjakan di mana saja. Duduk di tempat yang tenang akan membantu lebih teliti saat menyatukan kerang agar hasilnya presisi

Kerangka utama menggunakan lingkaran besi yang dibalut lilitan tali agar rapi. Dari lingkaran tersebut, beberapa helai tali rami dibiarkan menjulur ke bawah sebagai media untuk menggantung kerang secara simetris.

Selanjutnya, cangkang kerang yang telah dibersihkan ditempel perlahan menggunakan lem lilin. Penempelan dilakukan pada bagian dalam kerang agar melekat kuat dan tidak mudah lepas saat dipajang nanti.

Berbagai pola perpaduan warna alami kerang kemudian disusun secara berurutan. Pola tersebut diatur mulai dari ukuran yang paling terbesar hingga bentuk yang terkecil.

Selain mengasah kreativitas, kerajinan gantungan kerang ini berpotensi menjadi dekorasi bernilai jual. Kegiatan ini juga menjadi langkah bijak dalam mengoptimalkan potensi alam lokal di sekitar kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *