ruang muda
Be the change that you wish to see in the world

- Mahatma Ghandi
Dari Sulitnya Mencari Bibit, Hendi Bangun Usaha Pembibitan Sawit

Oleh: Pristi Putriani

LANGKAHAN, RUANGMUDA -

Pada 1 Juni 2026, Hendi Ismawan (50) membagikan kisah usahanya mengembangkan pembibitan kelapa sawit di Dusun Bolamas, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Usaha yang dirintis sejak 2021 itu kini menjadi sumber penghasilan keluarga.

Dengan pendidikan hingga jenjang SMP, Hendi membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkembang.

Ide membuka pembibitan berawal dari kesulitannya mendapatkan bibit sawit unggul dan berkualitas. Melihat kondisi tersebut, ia berinisiatif menyediakan bibit yang dibutuhkan para petani di wilayahnya.

"Karena saya merasakan sulitnya mencari bibit unggul dan berkualitas, maka saya berinisiatif membuka pembibitan sawit," ujarnya.

Pada awal merintis usaha, Hendi menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan modal dan tenaga kerja. Saat itu, seluruh kegiatan pembibitan hanya dilakukan bersama istri dan anak-anaknya tanpa bantuan karyawan tetap.

Selain mengelola pembibitan, Hendi juga bekerja sebagai pencatat timbangan hasil panen sawit. Setiap pagi, ia menyempatkan diri memeriksa kondisi bibit sebelum berangkat bekerja dan kembali melanjutkan aktivitas di lokasi pembibitan setelah pekerjaannya selesai.

Kesibukan tersebut membuat dukungan keluarga menjadi sangat penting. Ketika Hendi masih bekerja, istri dan anak-anaknya membantu merawat tanaman agar tetap tumbuh dengan baik.

Menurut Hendi, konsistensi menjadi salah satu kunci utama dalam menjalankan usaha. Ia memilih terus berusaha meskipun harus menghadapi berbagai tantangan selama proses pengembangan usaha.

"Jangan ragu, selalu konsisten, dan jangan dengar orang bilang usaha kita tidak akan berkembang," katanya.

Perkembangan usaha yang dirintisnya juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Sesekali, beberapa remaja datang untuk mencari pekerjaan tambahan dan membantu pekerjaan ringan di area pembibitan sesuai kebutuhan.

Meningkatnya permintaan bibit mendorong Hendi membuka lahan baru yang lebih luas. Langkah tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha ke depannya.

Di lahan baru itu, Hendi mulai menerapkan sistem penyiraman yang lebih praktis. Jika sebelumnya penyiraman dilakukan secara manual menggunakan selang, kini air dapat dialirkan langsung ke area polybag sehingga proses perawatan menjadi lebih mudah dan efisien.

Menurutnya, inovasi tersebut dilakukan untuk menyesuaikan jumlah tanaman yang terus bertambah sekaligus membantu meringankan pekerjaan keluarga yang selama ini turut merawat pembibitan.

Bagi Hendi, pencapaian terbesar dari usaha yang dijalankannya bukan hanya memperoleh keuntungan. Ia bersyukur karena hasil usahanya mampu memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan anak-anak hingga ke perguruan tinggi.

Ia juga menilai sektor pertanian masih memiliki peluang besar bagi generasi muda. Menurutnya, keberanian memulai usaha menjadi hal penting di tengah terbatasnya lapangan pekerjaan saat ini.

"Jangan pernah takut untuk memulai usaha, jangan gengsi, dan jangan takut untuk memulai apa pun," pesannya.

Hingga kini, Hendi terus mengembangkan usaha pembibitan yang dirintisnya sejak 2021. Ia berharap usahanya dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *