ruang muda
Be the change that you wish to see in the world

- Mahatma Ghandi
Gaya Unik Pengendara Wanita: Kardigan Sebagai Pelindung Andalan

Oleh: Naiya Indriyani

LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-

Saat ini, menggunakan kardigan saat naik sepeda motor sudah menjadi tren yang umum terlihat di mana-mana. Kalian pasti sering melihatnya di jalan raya, di lingkungan kampus, maupun di tempat keramaian lainnya.

Kebiasaan ini banyak dilakukan oleh kaum wanita dan sudah menjadi gaya berpakaian sehari-hari.

Yang membuatnya unik adalah cara pemakaiannya yang berbeda dari biasanya. Jika pada umumnya kardigan dipakai menutupi punggung, di sini cara pakainya justru dibalik.

Hanya bagian lengannya saja yang digunakan untuk melindungi lengan dan tangan, sedangkan bagian badannya disampirkan atau dibiarkan menggantung.

Tren ini muncul dan berkembang karena berbagai alasan yang sangat praktis. Banyak yang lebih memilih kardigan daripada sarung tangan karena cakupan perlindungannya lebih luas.

Kardigan menutupi kulit dari bahu hingga punggung tangan, sehingga terhindar dari sinar matahari langsung. Selain itu, bahannya yang tipis terasa lebih adem dan tidak membuat tangan terasa gerah meski dipakai dalam waktu lama.

Dari segi kepraktisan juga menjadi alasan utama tren ini bertahan. Kardigan mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian, tidak merusak penampilan, dan cepat dilepas pasang. Sehingga semakin banyak orang yang mengikutinya.

Meski populer dan nyaman, tren ini tetap menyimpan catatan penting terkait keselamatan.

Karena cara pakainya yang tidak dikancing rapat, bagian kain yang menjuntai bisa terangkat tertiup angin.

Jika terlalu panjang atau longgar, kain tersebut berisiko tersangkut pada roda, rantai, atau bagian motor yang bergerak, yang bisa membahayakan pengendara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *