Oleh: Decha Amalia
LHOKSEUMAWE, RUANGMUDA-
Di tengah aktif nya arus informasi media sosial, pernahkah kamu merasakan kecemasan emosional akibat merasa tertinggal dari sebuah tren yang sedang viral? Kondisi psikologis tersebut populer dengan istilah FOMO atau Fear of Missing Out.
Hal ini di artikan sebagai perasaan takut dan khawatir jika orang lain mengalami hal hal menyenangkan atau meraih kesuksesan tanpa kehadiran kita, dalam realitas pergaulan masa kini.
Istilah FOMO juga kerap di kaitkan sebagai kritik sosial untuk menyindir individu yang cenderung dalam mengikuti setiap pergerakan tren.
Mereka rela memaksakan diri untuk melakukan hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan, semata mata demi mempertahankan gengsi dan status sosial di dunia maya.
Dan pada akhirnya, sindrom FOMO ini hanya akan menjadi bumerang bagi diri sendiri, serta menjadikan media sosial sebagai standar kebahagiaan memaksa seseorang untuk terus menerus memburu validasi publik.
